Hei kamu yang disana. Ya, kamu. Taukah kamu kini ada tembok pembatas diantara kita? Entah siapa yang membangunnya. Entah kapan dan mengapa tembok itu dibangun pun aku tak tahu. Yang aku tahu, kini tembok itu memisahkan kita yang dulu tidak terpisahkan. Tembok tinggi dan kokoh yang bahkan tak bisa aku gapai, apalagi meruntuhkannya.
Wahai sahabatku, aku sangat merindukanmu. Kapan kita bisa bertemu kembali? :)
Lyra’s